Di kursi taman ini, seperti biasa tempat yang sama jika kita bertemu. Untuk kesekian kalinya kamu menangis dihadapanku. Melihat air matamu dan tanda biru ditubuhmu, membuatku merasakan kesakitan yang sama. Aku tak habis pikir, lelaki itu, suamimu, ternyata bisa menyakitimu seperti ini. Bahkan dengan semakin membesarnya perutmu ini, dia tidak memperhatikan keadaan janin kalian.Kamu bilang, hanya aku lah saat ini orang yang bisa kamu bagi cerita ini. Kamu pun tak sampai hati untuk menceritakannya kepada orang tuamu. Tak ingin membebani pikiran orang tuamu dengan perasaan bersalah karena merekalah yang menjodohkanmu dengan lelaki itu. Maka selama ini dengan bayi kalian yang ada dirahimmu lah yang membuatmu tetap bertahan, mencoba kuat sambil tetap mengharapkan suatu saat lelaki itu berubah. Mungkin nanti ketika dia melihat dengan nyata buah hati kalian, pikirmu.
Melihat air matamu, luka itu, dan kamu perempuan yang pernah aku sayangi, atau mungkin masih aku sayangi, merasakan penderitaan seperti ini, itu lebih menyiksaku. Lebih menyakitiku dibandingkan dulu ketika kamu bilang orang tuamu akan menikahkanmu dengan lelaki pilihan mereka. Lebih menyakitkan daripada saat aku harus melepaskanmu karena aku yang terlalu takut dan menyerah terlalu cepat dengan keadaanku saat itu, yang aku pikir tak akan diterima kedua orangtuamu.Ya Tuhan, jika memang ini hukuman dari-Mu untukku yang meragukan pertolongan-Mu saat kemarin aku merasa lemah, membesarkan ketakutanku dan menyerah dengan keadaan. Maka hukum lah aku saja. Karena aku tak sanggup melihatnya terus mengalirkan air mata itu. Yang mungkin tak terjadi jika saat itu aku yakin seperti apapun keadaanku, ada Engkau yang yang akan membuatku menjadi yang terbaik untuknya, perempuan dihadapanku ini, yang seharusnya dulu aku perjuangkan dengan segala pertolongan-Mu.
Tuhan hukum saja aku! Jangan dia, karena aku tak sanggup terus merasakan perasaan bersalah ini.
I feel it in my fingers I feel it in my toes It's written on the wind It's everywhere I go ♥
What I love about you? The way you treat me The way you talk to me The way you care for me Your patience, your attention The way you show me you love me No wonder I love you And baby, it's not my nature to worry about your past I believe there's a reason why it didn't make it to your future Now it's about loving each other even more each day No matter what happen in the future Just believe, happiness is around ♥ :)
Hidupku tak selalu bahagia, tak selalu dalam kebaikan, tak selalu mengalir lancar. Banyak tawa, tangis, keraguan, kemenangan, kekalahan, kenangan baik dan buruk. Aku mensyukuri semua, juga tak ingin menyesalinya, dan selalu ada harap dapat menjadi lebih baik untuk hari esok.
Terkadang juga aku menggoreskan luka pada sebagian orang dalam perjalanannya. Sengaja atau tidak, yang kutahu aku menyesal akan itu. Mungkin kata maaf tak akan cukup, maka ijinkan aku memohon pada Tuhan-ku mengganti kebahagiaan bagimu, siapapun itu, atas setiap luka yang tergoreskan.
no matter what happens in life, keep doing good. because God sees that and He is gonna bless you greatly in return.