31 March 2010

Locomostrip

Locomostrip ada di Gogirl! magazine

Apa sih Locomostrip?
locomostrip itu website yang isinya komik pendek. Locomostrip sendiri berasal dari dua kata, yaitu Locomotive dan Strip, maknanya kotak-kotak pada setiap strip tersebut saling terhubung layaknya lokomotif dan membentuk sebuah alur cerita. Dia gambar sendiri komiknya, terus di scan.
kebetulan website locomostrip itu punya adik aku, jadi mau sekalian bantuin publikasi di sini.
Adik yang kreatif!

silahkan kunjungi http://locomostrip.com ya.
semoga bisa menghibur yang baca.

25 March 2010

Pertemuan Kedua


Perasaan itu memang sulit dibaca, bahkan oleh diri sendiri. Seperti yang terjadi pada pertemuan kedua kita ini. Ketika tanpa diduga bayangan dirimu kembali ada di bola mataku, kejadian yang memang tidak bisa kuduga. Melihatmu berdiri di sudut ruangan itu, seperti melihat hantu. Membuatku hanya bisa meresponmu dengan terdiam pada awalnya.

Aku sudah mempersiapkan diri mengatur detak jantungku, bersiap untuk menahan debarannya agar tak terdengar oleh mereka yang lain di meja ini. Mengatur nafasku agar tetap teratur, juga menyiapkan suaraku tetap normal ketika nanti akan berbicara denganmu. Kemudian melihatmu berjalan mendekat Sampai akhirnya duduk di depanku, membaur bersama teman yang lain. Ternyata debar jantungku tetap normal. Tidak seperti diawal pertemuan kita, yang walaupun sudah lama, tapi masih aku ingat detail perasaannya. Diawal pertemuan kita, ketika debar jantungku tak dapat aku kendalikan, mataku yang berbinar-binar melihatmu, suaraku yang tak dapat menyembunyikan perasaan senang, dan semua semangat yang muncul saat itu.


Tapi kini tak ada lagi semangat itu. Ledakan-ledakan kecil di hatiku itu telah hilang. Telah pergi bersama dirimu yang lama menghilang setelah itu. membuatku menyimpan harapan-harapan yang sempat lama menggantung. Sampai akhirnya perlahan-lahan aku melepaskan semuanya, dan hanya menyimpan secuil harapan bahwa suatu saat kamu akan datang padaku membawa harapan yang sama. Walau entah kapan.


Atau mungkin debaran untukmu itu telah hilang karena dia. Karena keberadaannya, dia yang juga ikut duduk dalam lingkaran meja ini. Dia yang melihatmu, juga melihatku. Dia yang selama ini kuanggap mulai bisa menggantikan kehadiranmu. Yang membuat senyum tetap menghiasi wajahku. Yang menghadirkan tawa dalam setiap obrolanku dengannya. Tapi sebenarnya juga tak kuketahui perasaannya.

Jadi di sini lah kejelasan dari penantianku, secuil harapan tentangmu yang masih ada itu pun telah hilang. Iya benar, itu semua karena keberadaannya. Karena dia yang sebenarnya masih belum kuketahui perasaannya tentangku. Tapi kini dia lah harapanku. Melalui matanya yang kini juga sedang menatapku, ingin kusampaikan padanya, semoga kali ini harapanku pun sama dengannya.

23 March 2010

Papaku Pria Hebat


sebelumnya aku pernah nulis tentang mama, disini. sekarang giliran papa.

Aku mempunyai seorang pria hebat di keluargaku. Seorang berwibawa yang mencintai keluarganya. Aku menghormatinya selalu. Pengorbanannya untuk keluarga tak dapat aku gambarkan seberapa besarnya. 24 jam dalam sehari dihidupnya lebih banyak beliau lakukan untuk bekerja. Pagi beliau berangkat ke kantor, dan pulang sore hari. Blom cukup waktunya beristirahat, beliau kemudian pergi praktek sampai malam. Begitu melelahkan tampaknya.


Aku mencintainya lebih dari yang beliau tahu. Bahkan Impianku bisa mendapat seorang pria pendamping hidupku yang sehebat beliau.
Selama ini mungkin beliau merasa bahwa kami tidak perhatian padanya. sadarkah sudah berapa banyak aku tidak memperhatikannya.
Untuk pria hebat itu, ternyata aku kurang memperhatikannya. Sudahkah kuucapkan terima kasih atas usahanya selama ini?

Ternyata telah begitu banyak kesempatan yang hilang. Ya Allah.. Masih cukupkah waktuku untuk berbakti padanya? Masih adakah waktu yang cukup untuk menghabiskan waktu bersamanya?
Dari semua waktu yang terlewat tanpa aku sadari, aku masih akan berusaha membuat pria hebat itu bahagia.

Pria hebat itu adalah Papaku..

Terima kasih, Pa...

20 March 2010

Kupu-kupu


Tuhan seandainya aku seekor kupu-kupu.
Ijinkan aku keluar dari kepompongku menjadi kupu-kupu yang memiliki sayap terindah.
Ijinkan aku terbang bebas di angkasa kehidupan yang luas.
Ijinkan aku hinggap di bunga-bunga indah.
Ijinkan aku menebarkan sari kehidupan yang bermanfaat.
Ijinkan aku berada di taman bunga keluarga yang bahagia.

Tuhan seandainya aku seekor kupu-kupu.

Ingatkan aku umur kupu-kupu hanyalah sebentar.
Ingatkan aku hidupku saat ini hanya sementara.
Ingatkan aku agar kupu-kupu ini selalu tetap indah.
Ingatkan aku agar tidak terjerat jaring laba-laba kehidupan.
Ingatkan aku agar kupu-kupu ini tak mengotori sayapnya dengan kesalahannya sendiri.

(kupu-kupu itu indah..perempuan juga indah..)

18 March 2010

Perspektif (2)


kemarin aku pernah bahas soal perspektif. kali ini aku punya cerita lain mengenai perspektif. Pernah aku baca cerita, cerita tentang seorang profesor, Profesor itu menulis kata-kata seperti ini:

“woman without her man is nothing”

Dia menulis di papan tulis dan meminta para mahasiswanya untuk memberi tanda baca yang tepat.
Para mahasiwa menulis, “woman, without her man, is nothing.” (“wanita, tanpa pria-nya, tak berarti.”)
Para mahasiswi menulis, “woman! Without her, man is nothing.” (“wanita! Tanpa dia, pria tak berarti.”)

Bayangkan... apa yang bakal terjadi dari semua perbedaan itu kalau kita ga mau saling ngerti? Jadi sekarang kenapa kita ga mau belajar tentang orang lain? Belajar saling ngerti. Karena itu yang kita butuhkan untuk berhasil dalam berhubungan dengan orang lain, saling mengerti.

15 March 2010

Bayangan yang menyakiti


Bayangan ketakutanku akan kehilangan dirimu kembali hinggap.
Perlahan kuberanjak mematikan lampu kamarku.

Berharap gelap dapat menyembunyikanku dari rasa itu.
Tapi ternyata aku salah.

Dalam gelap aku merasakan dengan jelas rasa sakit menyelimutiku.

Aku takut.

Tak bisakah kau merasakan ketakutanku?

Bayangan itu saja dapat menyakitiku.

Lalu apa yang terjadi jika bayangan itu menjadi nyata?
Maka sekali lagi aku mohon, tolong dengarlah.

Aku di sini.
Masih memiliki harapan yang sama.

Masih akan menghadapi semuanya demi kita.
Selama ada kamu, berjalan bersamaku.

12 March 2010

Anak Yatim


Orang tuaku cinta banget sama anak yatim. Dan mereka mau kita, anak-anaknya, juga begitu. Akhirnya Kemarin kita diajak ke salah satu yayasan yatim piatu yang sering mereka kunjungi. Bawain sedikit makanan buat penghuninya. Mama papa mau mulai membiasakan kita untuk cinta anak-anak itu.

Di sana aku dapet banyak cerita. Salah satunya tentang satu anak yatim yang tuna netra. Dengan kekurangannya itu ternyata Allah memberi kelebihan yang juga tak ternilai, dia hafal Al-qur’an.
Ya Allah, Engkau memang mencintai ciptaanMu dengan cara yang berbeda-beda. Aku iri, dengan kekurangannya itu aja dia bisa semangat menghafal Al-qur’an. Sedangkan aku gimana? Harusnya bisa lebih bersyukur dan memanfaatkan semua nikmatMu.

Di perjalanan pulang dari rumah yatim itu, aku langsung tetapin niat. Tambahan resolusi tahun 2010 ini, hafalan Al-qur’an aku juga harus bertambah. Semangat! Makasih mama papa, selain dikasih kesempatan untuk mulai mencintai anak yatim, ternyata di sana aku juga dapat banyak pelajaran lain yang berharga.

11 March 2010

Friendship award

Thanks a lot


"One loyal friend is worth ten thousand relatives."
- Euripides, Greek playwrite -

maret 2010

februari 2010

Devan Fajar

"Friendship is the only cement that will ever hold the world together"
- Woodrow Wilson -

10 March 2010

Pelangi Senja


Yang selalu kutunggu, Senja, langit jingga, dan bau tanah setelah hujan. Perpaduan yang selama ini selalu indah. Seindah pelangi yang saat ini ada dihadapan kita. Aku dan kamu selalu lari ke bukit ini setelah hujan. Kita selalu memiliki harapan yang sama untuk melihat pelangi itu. Selalu seperti ini duduk bersebelahan mengagumi pelangi yang terlihat hampir sempurna lengkungannya dari bukit ini, tanpa terpotong atau terhalang oleh rumah dan gedung.

Dengan kegiatan yang hampir selalu sama, hanya duduk menikmati pelangi dan mendengarkan suara senja. Suara burung-burung yang kembali ke sarangnya. Tapi senja kali ini berbeda untukku. Kali ini aku bahkan dapat mendengar dengan jelas detak jantungku. oleh karena itu dengan sedikit gugup kali ini aku membuka obrolan denganmu. Kamu tampak bingung dengan rutinitas yang berbeda kali ini. Ya, aku harus bersuara. Aku takut kalau-kalau kamu juga mendengar detak jantungku jika kita tetap menikmati kesunyian ini.

Semua ini mulai ku sadari berbeda sejak kemarin, saat sore itu kamu tidak ada di sini untuk menikmati rutinitas kita. Dan semuanya berubah. Yang selama ini selalu kutunggu, semua yang selalu kuanggap indah, menjadi tak bisa lagi kunikmati. Dan saat matahari akan hilang sejenak dari mataku, aku pun menyadarinya. Ntah sejak kapan, tapi mulai saat ini kamu harus tahu, aku butuh kamu untuk melengkapinya.

Dan di sini, Sore ini, bersama matahari yang tinggal sedikit lagi cahayanya. Aku memintamu selalu menemaniku, tetapi bukan sekedar kebersamaan kita di bukit ini saja.
Hhhmm... Diam-diam aku menitipkan harapan pada pelangi yang mulai hilang biasnya. Kita sempat lama saling terdiam, hingga kusadari diriku sudah diselimuti bayangan malam, yang kuharap mampu menutupi segala kegugupan dan ketakutanku akan reaksimu. Tapi kamu tidak juga berbicara. Baiklah, Aku tidak memintamu menjawab. Tunjukan saja, maka aku pun akan mengerti. Jika kamu menolak, kamu tidak perlu datang saat pelangi akan kembali lagi esok nanti.


Akhirnya pelangi itu kembali. Sore yang kutunggu, senja, langit jingga, bau tanah setelah hujan, dan kamu. Ya, kamu. sore ini paket keindahanku menjadi lengkap, perpaduan sempurna. Harapanku terkabul. dan mulai hari ini kita akan tersenyum bersama pelangi.
love

03 March 2010

IQ dan Monogami


Aku baru baca dari sini.

Peneliti di salah satu universitas di Inggris menemukan, pria dengan IQ lebih tinggi lebih setia pada pasangannya dan selalu menjunjung tinggi nilai monogami dibandingkan pria lain yang IQ-nya tergolong rendah.

Tapi hasil penelitiannya tidak tercermin pada wanita. Para peneliti tidak menemukan bukti bahwa wanita yang IQ-nya lebih tinggi memiliki sikap sama seperti pria cerdas dengan IQ tinggi. Pola-pola kesetiaan justru hanya ditemukan dalam diri pria yang diteliti oleh Dr. Satoshi Kanazawa pada jurnal yang dipublikasikan di 'Psikologi Sosial Quarterly' edisi Maret.

Emang benar ya? Tapi kalau menurut aku sih pola kesetiaan ga cuma berdasar dari faktor IQ aja, masih ada hal-hal lain. Kalau menurut kalian gimana?

Kalau mau baca lengkap, lihat disini aja.

02 March 2010

Gadis Kecil Itu


Tanpa mengetuk terlebih dulu kamu masuk ke kamarku dan langsung menangis di depanku. Seperti biasanya, kamu akan menumpahkan tangisanmu dihadapanku. Setiap ada yang menyakiti perasaanmu, selalu aku yang akan kamu cari. Kamu memang salah satu perempuan rapuh yang pernah aku kenal. Kali ini kamu menangis karena hubunganmu dengan pacarmu yang akhirnya berakhir. Aku tak perlu memberikan kata-kata, kamu bilang aku hanya perlu selalu ada dan cukup mendengar disaat seperti ini.

Seandainya kamu tahu, aku tak ingin hanya menjadi pundak tempatmu bersandar. Aku juga ingin menjadi seseorang yang akan memberi pelajaran untuk mereka yang telah membuatmu menangis. Dan aku pun ingin menjadi lelaki yang kau titipkan hatimu, tanpa perlu takut untuk tersakiti. Karena aku menyayangimu.
Sejak pertama kali aku melihatmu, saat kamu berumur 11 tahun dan aku 15 tahun. Kamu telah menarik perhatianku, seorang gadis kecil yang memeluk bonekanya, terlihat rapuh tapi juga cantik. Sejak saat itu aku berjanji akan menjagamu. kini semakin dewasa kamu pun semakin cantik, juga semakin aku menyukaimu. Tapi aku tak akan pernah bisa memilikimu. Sempat aku marah pada Tuhan, kenapa mesti kamu, adikku sayang. Ya, aku sempat protes pada Tuhan. Kenapa ibuku harus menikah dengan ayahmu?

Tumbuh bersama denganmu selama 10 tahun ini, melihat perkembanganmu menjadi gadis dewasa, ternyata aku semakin menyukai kamu. Menyayangi kamu, lebih dari seorang kakak, seandainya kamu tau.
Tapi kini aku telah berdamai dengan hatiku, saat ini aku tak pernah lagi menyampaikan protesku pada Tuhan. Dalam setiap dialogku dengan Tuhan, justru ada kamu dalam doaku. selalu doaku untuk kebahagiaanmu. Dan aku akan selalu ada untukmu, Hingga saatnya nanti kamu benar-benar menemukan seorang pria yang juga bisa menjagamu seperti aku.

Aku akan selalu ada di sini, sampai waktunya tiba nanti.
Maka berhentilah menangis, adikku sayang!

LinkWithin

Related Posts with Thumbnails